Balthasar: Edukasi Jadi Kunci Penyelamatan Lingkungan!

JAKARTA-MAPNEWS. Indonesia sebagaimana juga dunia alami tengah berjuang lepas dari ancaman perubahan iklim yang mengancam keberlangsungan makhluk hidup. Usaha ini akan membuahkan hasil jika masing-masing individu memiliki kesadaran bersama untuk turut serta menjaga lingkungan. Dan edukasi dipandang sebagai sarana yang paling efektif.

Wujud konkret Pemerintah Indonesia mengedukasi masyarakat untuk makin mencintai lingkungan adalah melalui penyelenggaraan Indonesia Climate Change Education Forum and Expo (Forum Pendidikan dan Pameran Perubahan Iklim Indonesia). "Ini bagian dari upaya untuk mengubah pola berpikir dan ini upaya pendidikan jangka panjang bagi generasi muda sedangkan bagi orang dewasa juga bisa belajar dari expo ini," kata Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya saat membuka Indonesia Climate Change Education Forum and Expo di Jakarta, Kamis (18/4/2012).

Pada acara yang telah berlangsung ketiga kalinya ini, Balthasar mengingatkan bahwa perubahan iklim sudah dirasakan baik secara individu, kelompok maupun kehidupan bangsa dan negara Indonesia serta dunia. Bentuknya meliputi meningkatnya permukaan laut, berbagai bencana seperti banjir, longsor, kekeringan, krisis pangan, bahkan ancaman hilangnya pulau-pulau kecil.  

Untuk itu, melalui pameran yang diselenggarakan oleh Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) dapat menjadi wahana memperkuat komitmen antara Pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian alam. Apalagi acara ini melibatkan berbagai kementerian, sejumlah korporasi, LSM yang perduli lingkungan, Badan Lingkungan Hidup daerah dan lembaga-lembaga pendidikan yang menghadirkan anak didiknya.

Sejauh ini, Balthasar melanjutkan, ada banyak yang telah dilakukan pemerintah. Menurutnya, capaian penurunan emisi gas rumah kaca di Indonesia sudah mencapai 18 persen dari target 26 persen pada 2020. "Kita sudah hitung penurunannya dari tahun lalu sampai sekarang capaiannya sudah 18 persen."

Capaian tersebut dari hasil berbagai upaya yang dilakukan seperti program Proklim, penanganan sampah dan limbah yang betul-betul dikelola dari transportasi dan industri. "Sudah cukup banyak upaya yang kita lakukan dan pemerintah tetap gencar berupaya mengurangi emisi," Ujar Balthasar.

Lebih dari 80 persen potensi penurunan emisi berasal dari sektor kehutanan dan lahan gambut. Oleh karena itu, Pemerintah terus menggerakkan aksi menanam pohon dalam berbagai event.  Selain itu, Pemerintah juga menekan tingkat perusakan lahan termasuk di dalamnya moratorium penebangan hutan.

Lebih lanjut, dalam pameran yang akan berlangsung hingga Minggu, 21 April 2013 itu, Ketua Harian DNPI Rachmat Witoelar mengatakan, tema yang diangkat adalah Working Together to Save Tommorrow Today.  "Ini memberikan pesan bahwa perubahan iklim menjadi pesan bersama dan disebarkan seluas-luasnya," tandasnya.  

Maka mari kita mulai menjaga lingkungan, mulai: sekarang juga; dari yang kecil, dan dari diri sendiri. Misalnya dengan membuang sampah pada tempatnya. Sederhana, bukan?!  (ONE)

Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya

Ketua Harian DNPI Rachmat Witoelar

 

Berita Terkait

Komentar: