Indonesian Biodiversity Expo 2014

SURABAYA-MAPNEWS. Pameran Indonesian Biodiversity Expo (IBEX) 2014 kembali dilaksanakan sebagai upaya memperingati hari Biodiversity Dunia yang jatuh pada tanggal 22 Mei.

Acara berlangsung di Royal Plaza Surabaya 22-25 Mei 2014 dan dibuka Dibuka oleh Kabid ILMETA Disperindag Provinsi Jatim, Lani, SH. Tujuan pameran ini adalah  memberikan informasi pada masyarakat dalam memahami pentingnya melindungi, mengawetkan dan memanfaatkan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Ini penting, karena Indonesia adalah negara dengan keaneragaman hayati terbanyak kedua di dunia. Keaneragaman hayati kita meliputi di laut, hutan dan pertanian. Ini potensi besar untuk industri sandang, pangan dan obat-obatan. Siapapun negara yang memiliki dan mengembangkan sumber daya hayati untuk bahan baku industri maka akan menjadi negara maju. 

Dari banyak peserta pameran, salah satunya adalah Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian (Balitbang Kementan), baik dari pusat maupun UPT yang ada di lingkup Jawa Timur yaitu Balitjestro, Balittas, BPTP Jatim, Balitkabi dan Lolit Sapo.

Balitjestro menampilan bebeberapa benih dan buah varietas jeruk, apel, anggur dan stroberi. Anggur menjadi primadona baru karena selain cocok untuk dataran rendah, saat ini ada 7 varietas yang sudah dilepas oleh Kementan dari 43 koleksi Anggur Balitjestro.

Pada pameran ini, Balitjestro menyediaan benih jeruk untuk dataran rendah yaitu pamelo, jeruk purut, jeruk sambal, keprok madura dan siam pontianak.

Pada penutupan yang dilakukan Minggu 25 Mei 2014, Stand Balitbang Kementan yang merupakan kerja sama dengan PT Media Artha Pratama (MAP) mendapatkan penghargaan stand terbaik IBEX 2014 dengan nilai 890.

Naskah: Frans Agung Setiawan

Foto: Balitbang Kementan

Booth Design and Construction: MAP Convex

Berita Terkait

Komentar: