PaperOne Hadir di Indocomtech 2012
JAKARTA-MAPNEWS. Indocomtech 2012 yang merupakan Pameran Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) terbesar di tanah air, tidak hanya diikuti oleh industri gadget. Para pemain di industri penunjangnya pun ikut berpartisipasi aktif dalam pagelaran yang dilaksanakan pada 31 Oktober 2012 hingga 4 November 2012 di Jakarta Convention Center.
Salah satu industri pununjang adalah PaperOne yang menyediakan produk kertas printer berkualitas prima. Kertas PaperOne adalah kertas yang terdaftar dalam kelompok usaha April (Asia Pacific Resources International Limited) Fine Paper, yang mulai beroperasi pada bulan April tahun 1998 sebagai badan komersial untuk penjualan dan pemasaran seperti offset rolls, folio sheets dan cut-sizes.
Di Indonesia PaperOne diproduksi oleh PT. Riau Andalan. Kertas PaperOne sendiri pernah mendapatkan sertifikat Pengelolaan Hutan Tanaman Lestari dari Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) dan sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang terpilih menjadi anggota Dewan Bisnis Dunia Bagi Pembangunan Berkelanjutan (WBCSD) dan pernah memperoleh penghargaan CSR tingkat asia dalam bidang penanggulangan kemiskinan. Artinya, produk yang dihasilkan ramah lingkungan dan jauh dari isu perusakan hutan.
Stan PaperOne memiliki design yang sangat menarik jika dibadingkan dengan stan di sekitarnya. Walau tidak terlalu besar tetapi sangat optimal dalam memanfaatkan ruang dengan tidak meninggalkan tiap detailnya. Perusahaan yang bekerja sama dengan PaperOne untuk membuat stan ini adalah PT Media Artha Pratama.
Seputar Indocomtech 2012
Indocomtech 2012 resmi dibuka oleh Muhammad Budi Setiawan, Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Pameran yang kini telah memasuki tahun ke-20, mengangkat tema “Connect to the Future” yang akan membawa industri TIK tanah air lebih dekat ke masa depan. Sesuai dengan tema tersebut, penyelenggaraan Indocomtech tahun ini menjadi cerminan langkah nyata industri TIK tanah air dalam mendukung optimalisasi broadband yang akan menjadi jembatan untuk mewujudkan tema Connect to the Future.
Hidayat Tjokrodjojo, Ketua Yayasan Apkomindo dalam sambutannya mengatakan, “Saat ini Indonesia tercatat sebagai negara pengguna handphone terbesar ke-6 di dunia berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Wireless Inteligence. Ini menunjukkan, Indonesia bukan lagi negara yang bisa meremehkan persoalan broadband sebagai satu pilar dalam mewujudkan millenium development goals.” (ONE)
Foto oleh ONE



Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 